Anjing

E-Katalog Biologi

AnjingCanis lupus familiaris

Sahabat tertua manusia. Mamalia karnivora dari famili Canidae yang telah mengalami domestikasi selama puluhan ribu tahun, menghasilkan ratusan ras dengan karakter morfologi sangat beragam.

Disusun oleh

Mutiara Simaremare

NIM 4252520030 · Kelas PSB A 25

Klasifikasi Ilmiah

Taksonomi lengkap dari kingdom hingga subspesies

KingdomAnimalia
FilumChordata
SubfilumVertebrata
KelasMammalia
OrdoCarnivora
FamiliCanidae
GenusCanis
SpesiesCanis lupus
SubspesiesCanis lupus familiaris

Nama Ilmiah

Canis lupus familiaris

Dideskripsikan oleh Linnaeus, 1758. Awalnya dianggap spesies tersendiri (Canis familiaris), kini diakui sebagai subspesies dari serigala abu-abu (Canis lupus) berdasarkan bukti genetik.

Nama umum

Anjing / Dog

Famili

Canidae

Karakter Kunci & Anatomi

Ciri morfologi dan fisiologi yang menjadi penanda spesies

G

Gigi & Rahang

Memiliki 42 gigi permanen dengan gigi taring (caninus) panjang dan gigi karnasial yang tajam, ciri khas ordo Carnivora untuk merobek daging.

I

Indera Penciuman

Membran olfaktori sekitar 150–300 juta reseptor bau (40× manusia). Digunakan untuk berburu, melacak, dan komunikasi.

P

Pendengaran

Daun telinga (pinna) dapat digerakkan, mendengar frekuensi 40 Hz – 60 kHz, jauh lebih luas dari manusia.

L

Lokomosi

Digitigrade — berjalan dengan jari kaki. 4 jari fungsional di kaki belakang, 5 jari (termasuk dewclaw) di kaki depan, cakar tidak dapat ditarik.

B

Bulu (Pelage)

Umumnya berbulu ganda: under-coat halus dan top-coat kasar. Warna sangat bervariasi karena domestikasi.

R

Reproduksi

Mamalia plasenta, masa bunting ± 58–68 hari, melahirkan 1–12 anak per kelahiran.

Kunci Determinasi Berbasis Ciri

Langkah dikotomi sederhana untuk mengidentifikasi anjing dalam ordo Carnivora

  1. 1a.Tubuh berbulu, berdarah panas, betina menyusui anaknya …………………………………
  2. 1b.Tubuh bersisik / berbulu jarang, bertelur ……………………………………………
  3. 2a.Gigi taring panjang, geraham karnasial tajam, pemakan daging ……………………
  4. 2b.Tidak memiliki gigi taring panjang ………………………………………………………………
  5. 3a.Cakar tidak dapat ditarik (non-retractable), berjalan digitigrade …………………
  6. 3b.Cakar dapat ditarik (retractable) ………………………………………………………………
  7. 4a.Telinga relatif kecil, moncong sedang, hidup soliter atau berkelompok kecil
  8. 4b.Ukuran tubuh sedang–besar, hidup berkelompok, taring berkembang baik ……
  9. 5a.Telah mengalami domestikasi, variasi ras tinggi, jinak terhadap manusia ……
  10. 5b.Liar, hidup di habitat alami, tidak terdomestikasi …………………………………………

Habitat, Penyebaran & Peran Ekologi

Habitat

Sangat adaptif: pemukiman manusia, pedesaan, perkotaan, hingga daerah liar. Anjing feral mampu hidup di hutan, savana, tundra, dan gurun karena toleransi suhu yang luas.

Penyebaran

Kosmopolitan — tersebar di seluruh benua kecuali Antartika (kecuali bersama manusia). Diperkirakan terdapat 700 juta – 1 miliar individu di dunia, termasuk yang feral dan liar.

Peran Ekologi

Predator sekunder & pemulung; membantu mengontrol populasi hewan kecil. Dalam ekosistem manusia berperan sebagai penjaga, pemburu, penggembala, dan hewan terapi/asisten.

Kolom Fun Fact

Fakta menarik seputar Canis lupus familiaris

01

Hasil domestikasi serigala abu-abu (Canis lupus) sejak 15.000–40.000 tahun lalu.

02

Hidung anjing memiliki pola unik seperti sidik jari manusia.

03

Mampu memahami sekitar 165 kata/isyarat; ras pintar bisa mencapai 250.

04

Suhu tubuh normal 38,3–39,2 °C, lebih tinggi dari manusia.

05

Anjing berkeringat melalui bantalan kaki, bukan seluruh tubuh.

06

Saat ini terdapat lebih dari 340 ras anjing yang diakui di dunia.

Status Konservasi

IUCN Red List

Not Evaluated (NE)

Sebagai hewan domestik, Canis lupus familiaris tidak masuk dalam kategori penilaian IUCN. Namun, leluhurnya Canis lupus berstatus Least Concern (LC), dan beberapa kerabat liarnya (mis. serigala Ethiopia Canis simensis) berstatus Endangered.

  • • Ancaman: penelantaran, kekejaman, perdagangan ilegal, rabies.
  • • Anjing feral dapat mengganggu satwa liar lokal.
  • • Beberapa ras lokal Indonesia terancam punah (mis. Kintamani).

Poster Konservasi

Adopt,
Don't Shop.

Setiap tahun jutaan anjing terlantar di jalanan. Adopsi, sterilisasi, dan vaksinasi adalah tiga langkah nyata untuk melindungi mereka dan menjaga keseimbangan ekosistem.

🐾

Adopsi

💉

Vaksin

❤️

Rawat

#SaveOurDogs · World Animal Protection

Dokumentasi

Galeri foto Canis lupus familiaris dalam berbagai ras dan habitat

Golden Retriever — tipe ras gun dog, bulu ganda berwarna emas.
Gambar 1. Golden Retriever — tipe ras gun dog, bulu ganda berwarna emas.
Anjing kampung (mongrel) Indonesia di lingkungan pedesaan.
Gambar 2. Anjing kampung (mongrel) Indonesia di lingkungan pedesaan.
Husky Siberia — ras pekerja beriklim dingin, bermata biru.
Gambar 3. Husky Siberia — ras pekerja beriklim dingin, bermata biru.
Border Collie — postur atletis, telinga semi-tegak.
Gambar 4. Border Collie — postur atletis, telinga semi-tegak.
Anak anjing — fase pertumbuhan dengan moncong pendek.
Gambar 5. Anak anjing — fase pertumbuhan dengan moncong pendek.
Dachshund — tubuh memanjang, kaki pendek hasil seleksi buatan.
Gambar 6. Dachshund — tubuh memanjang, kaki pendek hasil seleksi buatan.